Berita, Wisata, Seni dan Budaya

Selamat Datang di Myndhara Wisata...sebagai Informasi Berita, Wisata,Seni dan Budaya khususnya Indonesia dan bagi anda yang memiliki pengalaman dalam kunjungan wisata, dapat mengirimnya ke email: myndhara@gmail.com




Headline News

Pesona Pantai Indonesia

1 September 2010

Giethoorn menjadi Tujuan Turis di Belanda

Giethoorn adalah sebuah desa di Belanda, Giethoorn dibangun menjadi desa yang bebas kendaraan berpolusi (carfree), merupakan kota di Belanda yang dinamakan sebagai "Venesia dari Utara" atau "Venesia dari Belanda". Menjadi terkenal, terutama setelah 1958, saat pembuat film Bert Haanstra di Belanda, merupakan film komedi yang terkenal di sana. Oleh karena itu, Giethoorn secara internasional menjadi tujuan turis di Belanda. Sepanjang bagian dari desa, tidak ada jalan (kini ada jalur bersepeda), dan semua transportasi dilakukan melalui jalur air (kanal).


Sejarah singkat
Giethoorn didirikan oleh sekelompok ‘fugitives’. Yang datang dari sekitar 1230 daerah pinggiran Mediterranean. Penduduk pertama kali banyak menemukan tanduk dari kambing liar, yang mungkin telah mati pada 1170 di St Elizabeth karena banjir. Itulah sebabnya, pemukiman mereka Geytenhorn (geit = kambing), dan menjadi Giethoorn (dialek kambing = geit = giet).

Giethoorn terbentuk dari rawa. Desa itu memperlihatkan karakteristik ’peatdigging’ (penggalian tanah). Para pendukuk menggali dan membuat pulau-pulai kecil di tempat yang mereka inginkan, lalu mencampur lumpur dan tanah sampai kering dan padat kemudian mereka membangun rumah. Hasil pemotongan rawa itu menjadi danau-danau dengan ukuran besar dan kecil, dan terbentuk kanal (jalur air) yang akhirnya mereka pergunakan untuk jalur transportasi untuk menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya dibangun jembatan-jembatan tradisional. Dan terbentuklah sebuah desa yang kecantikannya tiada banding..

Musim Dingin
Pada musim dingin, aktifitas desa terhenti dan keadaan desa nyaris seperti kota mati, karena semua kanal membeku yang tidak memungkinkan untuk digunakan sebagai jalur transportasi. Namun hal ini masih dimanfaatkan oleh turis untuk dijadikan lokasi esketing yang menyenangkan.(rw/md)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sobat! Komentar anda sangat berguna....